Hai! Hari ini, 6 tahun lalu adalah genggaman tangan kita yang terakhir kali. Hidup hari ini, sudah banyak berubah semenjak Mama pergi. Dulu Mama sering ngomel, kenapa Githa kalo ngapa ngapain itu lama banget. Geraknya lama. Makan lama, jalan lama. Pokoknya semuanya lama. Sampe sering bercanda, “Gimana mau tinggal di Jepang, orang Jepang tuh jalannya…
Merindukan Nuansa Lebaran
Udara panas siang menggodaku berjalan ke kulkas untuk mencari kesejukan. Kutemukan stok sekotak daging beku di freezer. Sebagai orang yang belum terlalu piawai memasak, aku masih bingung untuk mengolah daging kurban yang dibagikan dua minggu lalu. Biasanya kalau ada Mama, daging tak akan menjadi stok lama. Mama dan panci prestonya. Bisa saban hari masak daging…
Keluar dari Toxic Relationship adalah Keputusan Terbaikku di Usia 25 Tahun
Waktu itu usiaku masih belasan tahun menuju kepala dua. Belum banyak mengerti dunia. Social media belum banyak membahas toxic relationship. Pola pikir yang belum dewasa membuatku tak mengerti apa yang sebenarnya kualami. Dan apa yang harus kuputuskan dalam menyikapi permasalahan dalam hubungan romansa yang nampaknya.. Romantis.. Euwh. Cinta itu buta. Dan BUDEK sih kalau kata…
25 April di 27 Tahun
Aku terduduk gelisah sendirian di tempat tidurku. Sudah hampir jam 12 malam. Senyap. Kupandang pandang piama ungu yang melekat dibadanku. Perlahan kuambil Rosario dari laci sebelah kanan tempat tidurku. Di dalam keheningan kudaraskan devosi pada Bunda Maria sambil menahan rasa sakit di badan. Waktu itu menuju empat hari kami menjalani isolasi di rumah sakit. Tak…
Pengakuan Dosa di Tumurun Private Museum
Perenungan siang saya dibuyarkan oleh ocehan teman saya yang bikin terkekah. Kita berdua lagi asyik keliling di Tumurun Private Museum Februari 2019 lalu. Dia yang melihat saya lama mematung di depan lukisan setinggi 2 meter lalu datang menghampiri. “Eh, dia kenapa nangis ya?” Tanya saya spontan menyadari kehadirannya di sebelah kanan saya. “Ngerasa dosa kali….
Pertemuan di Pemakaman
Sebelum kita mulai dekat, tidak banyak kata atau interaksi yang terjadi. Apalagi setelah lulus, hanya terhitung jari menyapa di social media. April 2017, aku dikejutkan dengan kehadiranmu di pemakaman Mama. Menggunakan baju biru seragammu, dan sepatu biru. Tergopoh menghampiriku yang sedang berjalan ke pintu keluar seusai pemakaman, mengulurkan tangan untuk berjabat. Saat itu aku terang…
Keputusan Besar, Memanggul Salib
Jujur, saya agak ngeri ngeri sedap buat nulis dan membagikan ini. Tapi okeylah, mungkin masih banyak orang orang yang berasumsi. Ga berasumsipun tidak apa apa. Saya hanya ingin membagi sedikit cerita. Sebagian teman teman saya mungkin bingung dan bertanya kenapa belakangan saya sering tampil di gereja, atau sedikit menegaskan identintas lain saya. Mungkin juga tidak,…
Tentang Melepaskan yang Tersayang
“Hidup harus jalan terus ya, kita semua harus kuat. Mama kayaknya udah enggak kuat. Tapi Papa kepikiran Adek,” Papa mengajak saya duduk di tangga, membicarakan kemungkinan terburuk di depan mata. Melepaskan yang tersayang. Di balik glass block di hadapan kami, terlihat bayangan Adik saya sedang khusyuk meminta pertolonganNya. Hari itu, Papa sudah enggak mau nengok…
LDR dengan Seorang Teman dari 9 Tahun Lalu
Kalo bukan Erlangga orangnya, saya engga mungkin jalanin ini semua. Karena orangnya memang harus Erlangga
Mazmur 118:8
aku menyebutkan ayat yang sudah kutanam dalam hati semenjak di malam natal 2018.










